• 23

    Oct

    Sanggupkah Bang Jokowi Mengatasi Banjir?

    Musim hujan baru saja dimulai di Jakarta, intensitasnyapun masih ringan, tapi kampung Pulo, Jatinegara sudah mulai tergenang banjir. Yah Jakarta sih cuma hujan ringan tapi ya ampuun, air dari Bogor yang ikutan nyelonong masuk Jakarta. Warga mulai terjebak musibah langganan, banjir kiriman! Mungkin warga Bogor maksudnya baik, tahu sendiri kan beberapa daerah di Jakarta, air tu harus beli, ada yang pakai jerigen ada pula yang dijual pakai gerobak menggunakan kaleng-kaleng. Tapi sayang jalur pengirimanya yang kotor, penuh sampah dan lumpur… jadi air kiriman dianggap sebagai musibah. Gubernur baru Bang Jokowi sudah dilantik, tongkat estafet sudah di tangan, beliaupun harus segera berlari, untuk mulai memimpin Daerah Khusus Ibukota dengan segudang permasalahanya. Ya semua…seabre
  • 20

    Oct

    Anakku Nyontek tapi Aku Tersanjung

    at wonosobo Eit.. sabar dulu kawan don’t judge this story by the title.. ojo su’u dzon, jangan terburu memvonis diriku sebelum Anda selesai membaca tulisan ini. Ini adalah perasaanku yang jujur atas ‘musibah’ yang menimpa anakku kemarin. Begini ceritanya… (‘Adegan ini bukan untuk ditiru’, begitulah bunyi running text di layar tv Anda seandainya tulisan ini disenitronkan nanti….). Berulang kali aku ceritakan di sini kalau aku tinggal berjauhan dengan anak dan istriku, so sebagai bapak dan suami yang (berusaha) baik tiap hari aku teleponan ke istriku, bisa satu, dua atau tiga kali sehari sesudah ataupun sebelum makan sesuai dosis yang ada (lho emangnya minum obat!). Ketika agak longgar di kantor kemarin, aku telepon istriku nanyain k
  • 17

    Aug

    Ketika Agustusan Tanpa Panjat Pinang

    Tujuh belasan kali ini tidak seramai tahum-tahun sebelumnya. Tak ada lomba panjat pinang, tak ada balap karung, tak ada tarik tambang, ada balap kelereng apalagi lomba makan kerupuk…setidaknya betigitulah yang terjadi di komplek dimana aku tinggal. Ya maklum saja sudah dua tahun ini moment tujuh belasan jatuh bersamaan dengan datangnya bulan ramadhan. Jangankan ikutan ngurus kegiatan agustusan (biasanya aku kebagian bikin drama anak-anak) aku bahkan sudah pulang kampung sejak tiga hari yang lalu… Sejujurnya ada kerinduan untuk bisa kumpul rame-rame dengan tetangga menikmati kebersamaan memperingati ulang tahun berdirinya negeri ini. Sebenarnya sih di tempat ortu (di kampungku) ada tirakatan tadi malam selepas shalat tarawih, namun aku sudah tidak pede kumpul bareng dengan t
  • 11

    Jul

    Jokowi Lagi, Lagi-Lagi Jokowi..

    Jokowi, nama ini kembali mengusikku. Dua tahun yang lalu (kurang lebih), ketika aku dalam perjalanan dari Tangerang hendak ke Semarang, di dalam bis aku sebangku dengan seorang ibu yang baru saja menengok anaknya yang baru diterima kerja di laboratorium Rumah Sakit kawasan BSD Tangerang. Ibu ini berasal dari Solo yang waktu itu aku tahu walikotanya sedang berbeda pendapat dengan gubernurnya tentang pemanfaatan lahan yang akan dibangun sebuah Mall. Setahuku para tukang becak di Solo tak rela dan berdemo membela walikotanya karena disebut bodoh oleh sang gubernur. Bu Retno, sang ibu itu, membenarkan bahkan dia ikutan membela dan memuji habis walikotanya. Aneh hari gini masih ada orang yang memuji pemimpinnya, boro-boro wali kota, presiden saja dihujat kok pikirku waktu itu.. Karena aneh ak
  • 28

    Jun

    Rahasia Ihsan Rajin Menggosok Gigi

    Ihsan, anakku yang kecil, baru mau naik ke TK B, sangat rajin menggosok gigi. Setidaknya tiap hari 3 kali dia menggosok gigi. Ketika mandi pagi, mandi sore dan malam hari ketika akan tidur. Aku tak perlu menakutinya dengan cerita ulat pemakan gigi, menderitanya orang sakit gigi, apalagi mengarang cerita tentang hantu hula-hula yang serem. Ketika dimandiin dan lupa tidak diberikan sikat giginya diapun justru mengingatkan Pak belum gosok gigi Soal takaran pasta gigi yang mesti dipakai diapun punya batasan tersendiri. Dia pernah mengkritik sedikitnya pasta gigi yang aku bubuhkan di sikatnya. Pak ini terlalu sedikit! Bagiku pasta gigi cukup dipecet dikit kemudian diratakan di semua permukaan ujung bulu sikat giginya. Diameter bulu sikat gigi kan kecil dan takan sanggup menerima tekanan ket
  • 26

    Apr

    Penipuan Lewat Facebook ?

    Beberapa hari yang lalu di facebook ku tiba-tiba ada seorang bule, ingin dikonfirmasi sebagai teman. Aku lihat profilnya gak jelas karena ia hanya berbagi informasi kepada yang sudah menjadi teman saja. Karena ada sekitar 40 teman yang sama maka aku terima saja sebagai teman, mungkin suaminya teman atau temenya temen, tak masalah toh gratis dan tak kena pajak ini. Dua hari yang lalu sepulang kantor sambil menikmati teh manis hangat melepas lelah aku iseng online, periksa kalau kalau ada sapaan atau info penting di facebook ku, eh tiba-tiba sang bule menyapa untuk chatting Hey are you there? Waduh kena deh.. biasanya aku tak suka lama-lama fesbukan, mending googling, baca berita online atau blog walking yang jelas lebih banyak memberi nilai tambah. Tapi tak sopan ditegur orang lalu kita cu
  • 20

    Apr

    Hari Kartini Bukan Hari Berkebaya Nasional

    RA Kartini Kemarin ketika aku hendak pulang ke Semarang, istriku menelpon minta dibawain jas kecil agar bisa dipakai Ihsan (anakku yang TK) pada hari Kartini. Di sekolah mau ada acara, anak-anak perempuan memakai kebaya dan laki-laki menyesuaikan begitu alasan istriku. Acaranya fashion show terus arak-arakan pakai mobil kelinci keliling komplek. Tanggal 21 April memang diperingati sebagai hari Kartini, hari emansipasi wanita Indonesia. Kebetulan bunda Kartini memang berkostum kebaya. Jadi untuk mengenang perjuangan RA Kartini orangpun memiripkan diri dengan penampilan fisik bunda Kartini dengan berkebaya ria. Sudah jadi hal yang lumrah kalo pada hari Kartini orang-orang sibuk mendadak kebaya. Di sekolah ada lomba keluwesan berkebaya, di lain tempat ada sepeda santai dengan kostum keba
  • 13

    Apr

    Pelajaran dari 'Buku Istri Simpanan'

    simpanan??? Baru baru ini buku pelajaran kelas 2 SD yang berisi cerita tentang istri simpanan ramai dibicarakan. aku termasuk orang yang menyesalkan beredarnya bacaan seperti itu di kalangan anak-anak SD. Anak usia SD adalah ibarat kertas kosong yang sangat bergantung kepada norma apa yang akan diterimanya. Jika dalam usia tersebut sudah dikenalkan pada budaya keluarga rusak maka dia akan menerimanya sebagai kewajaran dalam melihat tatanan keluarga yang rusak. Bahkan repotnya lagi ternyata tak cuma istri simpinan tapi juga urusan rebutan wanita dan sadisme sudah masuk dalam pelajaran SD. Naudzubillah min dholik! Sebuah cerita, apalagi dalam buku pelajaran sekolah, sebenarnya mempunyai posisi strategis dalam penanaman suatu nilai. Tak heran bila dalam kitab suci banyak berisi cerita-cer
  • 6

    Apr

    Tips Rumah Bebas Gangguan Tikus

    loe gue end! Tidak nyaman dengan keberadaan tikus di rumah Anda? Samalah dan aku yakin hampir semua orang tidak suka dengan kehadiran tikus di rumahnya. Betapa tidak ia tidak terdaftar di kartu KK atau melapor menginap di rumah kita kepada ketua RT, tapi seenaknya bergabung dan tinggal di rumah kita, bahkan melakukan beberapa tindakan tidak terpuji. Menggingitin kabel listrik, selang gas, saluran air mesin cuci, daun pintu, melobangi lemari, mencuri makanan dan sering meninggalkan bau yang minta ampun, nyebelin pokoknya. Aku butuh waktu bertahun-tahun untuk mengusir penjajahan tikus di dalam rumah. Berbagai taktik pertempuran sudah dilakukan dari gerilya hingga perang terbuka. Dari pakai jepretan, kurungan,racun, lem tikus, suara jangkrik dll,dsb, etcTapi satu generasi hilang beberapa
  • 31

    Mar

    Demo Rusuh Karena Komunikasi yang Gagal

    stop anarkis! Kemarin ketika sholat maghrib jamaah di masjid HPku bernyanyi 3x karena ada sms masuk. Aku merasa bersalah karena mengganggu ke khusukan jamaah lain. Seusai sholat aku baca, 2 sms dari ortu dan 1 sms dari anakku. Anakku sms tentang hasil psikotest di sekolah dan ibuku sms yang intinya JANGAN IKUT DEMO dan pergi-pergi dulu keadaan kacau dan berbahaya! Ah, pasti ibuku sedang mersani (nonton) TV dan mengakawatirkan keadaan demo yang mengarah anarkis dan berpotensi chaos. Wajar kalau ibuku begitu kuatir, karena yang pertama aku memang pernah beberapa kali ikut demo, pernah merasakan juga sesak dan pedihnya lemparan gas air mata dan kedua statusku saat ini aku juga masih tercatat sebagai mahasiswa di Jakarta (pasca sarjana, tugas belajar dari kantor). Saat itu kalau nonton TV

Author

Seseorang yang ingin berbagi pengalaman atau ide lewat tulisan

Follow Me