• 3

    Feb

    komporter, memasak dengan komputer

    Temanku satu ini berasal dari Padang, karena itu beberapa orang memanggilnya dengan sebutan Uni, Ni Len begitu saja kita sebut di sini. Karena tinggal sendirian di rumah, maka ia mesti punya trik khusus mengamankan asetnya. Ketika ditinggal pulang kampung ke Padang, rumahnya memang pernah dimasukin orang, dengan cara merusak kusen rumahnya yang kebetulan memang terbuat dari aluminium. Saat rumahnya kemasukan pencuri, lemarinya di acak-acak, terlihat jelas bahwa motif pencuri hanya mengambil barang-barang ringan namun bernilai jual tinggi, praktis dan gampang dibawa kabur. Tak ingin kejadian terulang, maka Ni Len meski berfikir keras mengamankan barang-barang berharga di rumahnya, salah satunya adalah laptop kesayanganya. Laptop ini tentu saja biarpun di dalam rumah mesti ditaruh di temp
  • 10

    Nov

    PASIEN keLeW@T G4UL

    kasih tahu gak, ya..? Seorang remaja cewek datang kepada seorang dokter untuk berkonsultasi Dokter : Apa yang Anda keluhkan mbak? Pasien : Mau tahu aja… atau mau tahu banget? Dokter : Dua-duanya ! Pasien : Trus..kalo dokter tahu saya harus bilang wow.. gitu?! Dokter : Aduh mbak jangan bercanda dong (mulai kesal) Pasien : Emang kenapa? Masalah buat loe? Dokter : Mbak! Tolong jawab pertanyaan saya, apa yang Anda keluhkan ?!! (tambah kesal) Pasien : Ciyuz…, Mi apah ? Dokter : aduh mbak….Serius ! Mana yang terasa sakit ?! Pasien : Hmm……. kasih tahu gak yaaaah ? Dokter : Hadooh…lama-lama saya stress sendiri kalo semua pasien ngomongnya kayak ginih !!! Akhirnya dokterpun membuka pintu keluar, menarik nafas panjang dan.. Dokter : Mbak pasien la
  • 28

    Jun

    Rahasia Ihsan Rajin Menggosok Gigi

    Ihsan, anakku yang kecil, baru mau naik ke TK B, sangat rajin menggosok gigi. Setidaknya tiap hari 3 kali dia menggosok gigi. Ketika mandi pagi, mandi sore dan malam hari ketika akan tidur. Aku tak perlu menakutinya dengan cerita ulat pemakan gigi, menderitanya orang sakit gigi, apalagi mengarang cerita tentang hantu hula-hula yang serem. Ketika dimandiin dan lupa tidak diberikan sikat giginya diapun justru mengingatkan Pak belum gosok gigi Soal takaran pasta gigi yang mesti dipakai diapun punya batasan tersendiri. Dia pernah mengkritik sedikitnya pasta gigi yang aku bubuhkan di sikatnya. Pak ini terlalu sedikit! Bagiku pasta gigi cukup dipecet dikit kemudian diratakan di semua permukaan ujung bulu sikat giginya. Diameter bulu sikat gigi kan kecil dan takan sanggup menerima tekanan ket
  • 19

    Mar

    Gara-gara Sok Dwi Bahasa...

    Ihsan anakku yang bungsu lahir dan (sedikit) dibesarkan di Tangerang. Ketika itu meskipun sesama orang Jawa, aku dan istriku menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi di dalam keluarga. Karena tumbuh di lingkungan tidak berbahasa Jawa anak-anaku pun menjadi sangat minim perbedaharaan bahasa Jawanya, meskipun mereka mengaku sebagai orang Jawa. Suatu saat istriku harus pindah ke Semarang karena suatu alasan. Sesuai kesepakat bersama, anak-anakpun ikut serta pindah ke Semarang. Di kota Semarang penggunaan bahasa Jawa masih sangat kental, baik di lingkungan masyarakat maupun kegiatan formal, semacam di kantor ataupun di sekolah. O ya soal bahasa Jawa ini, aku ada sedikit tips buat siapapun pendatang ke daerah budaya Jawa, cepat-cepatlah belajar bahasa Jawa. Karena kebanyakan orang Jaw
  • 12

    Mar

    Polisi tertinggi

    Pesan moral : Kata-kata mudah dipelesetkan, karena itu bijaksanalah dalam menerima berita
  • 21

    Feb

    Kacamata Punya Cerita

    Dimana, dimana, dimana? Kemana kemana ke mana? Ayu Ting Ting kah yang sedang menyanyi? Tidak! Tapi dirikulah yang sedang gundah dan terpaksa menggunakan kata-kata itu. Dapat alamat palsu? Tidak juga! Kaca mataku tidak adawaduh!..Sudah lebih dari sepuluh menit aku mencari dimana, dimana, dimana, kemana, kemana kemana Ini sudah ke sekian kalinya peristiwa itu terjadi, sudah buru-buru mau berangkat kerja, kacamata tidak kelihatan. Aku tinggal sendiri di rumah (anak dan istriki di Semarang, kawan dan aku jadi bujang lokal di Tangerang), kalo dulu masih ada YTC di rumah,tinggal bilang, Mah kacamata mana ya? Dengan canggihnya istriku cepat dapat menemukanya, apa saja kadang kaca mata, ikat pinggang, hp,kunci motor, kaos kaki, semir sepatu, pokoknya apa saja cepat sekali dia mengeksplornya, mun
  • 13

    Feb

    Mohon Sorry Pak Polisi...(One Day at Malioboro Street)

    Ini adalah kisahku ketika masih remaja, ketika era komunikasi masih sangat konvensional, belum mewabah facebook, twitter bahkan sms, suatu era kejayaanya kantor pos Pagi itu keakraban kota Yogya seperti biasa menemani langkah kami berdua, ya aku berdua dengan teman kost, teman gila-gilaan, teman SMA ku, dan teman senasibku. Makhluk yang berjalan berdua bersamaku ini oleh mamah yang mencintainya diberi nama Teguh, nama yang sesuai dengan postur tubuhnya yang kokoh dan lebar sehingga menambah sesaknya tortoar jalan Malioboro yang sudah padat saat itu. Kami berdua adalah satu dari 10 orang anggota gank primagama, segerombolan anak lulusan SMA yang berharap diterima PTN dengan cara berguru pada suatu Bimbingan Test. (kala itu belum ada bimbingan macam gini di kota kami) Aku dan Teguh mem
  • 14

    Jan

    Sandal Punya Cerita

    the sandal guard Cerita ini sebenarnya sudah sangat lama kejadianya, yaitu ketika aku masih remaja dan tinggal di Salatiga. Tapi setiap kali mengingatnya kadang aku masih sering ketawa sendiri. Padahal kata orang, gejala sering ketawa sendiri merupakan indikator kelayakan untuk menjadi penghuni RSJ, so, biar gak ketawa sendiri lagi aku tulis saja di sini agar bisa menghuni RSJ ketawa bersama. Sandal hilang di masjid adalah hal yang sangat bisa dimaklumi. Betapa tidak, masjid adalah sarana umum sehingga siapapun boleh datang ke masjid. Sementara itu setiap orang yang hendak masuk masjid mesti meninggalkan sandal atau sepatunya di luar. Alasan lain, karena sandal adalah hasil produksi massal jadi wajar dong kalo bisa ketukar dengan punya orang lain, salah dipakai oleh orang yang tidak
  • 10

    Jan

    Semangat sih okey...

    Tiga orang anak muda dari suatu daerah di republik ini mendapat undangan seminar di sebuah hotel mewah di ibu kota. Selagi ada kesempatan tinggal di gedung bertingkat mekapun dengan antusias memilih kamar paling atas di lantai 60, agar bisa menikmati indahnya pemandangan dari ketinggian yang tak bisa mereka rasakan di tempat tinggalnya. Seminar diadakan di hall utama gedung itu di lantai 1, ketiga anak muda itu menikmati kehebatan lift yang dapat dengan cepat mengantar mereka turun. Seusai seminar seharian yang sangat mencerahkan sekaligus melelahkan mereka, ketiga anak muda itupun kembali ke kamar mereka di lantai paling atas gedung tersebut. Namun kali ini malang bagi mereka karena lift yang ada di gedung itu tiba-tiba rusak, karena minim perawatan persis seperti jembatan Kukar yang
-

Author

Seseorang yang ingin berbagi pengalaman atau ide lewat tulisan

Follow Me